Ada istilah mengatakan “Ilmu itu Mahal” yang artinya jika anda ingin mendapatkan ilmu tersebut anda harus menyiapkan dana untuk membeli ilmu tersebut. Lantas apa jadinya jika semua ilmu diperjualbelikan, bagaimana nasib orang yang tidak memiliki dana tapi serius ingin menguasai ilmu tersebut hanya bermodalkan keseriusan dan harapan yang tinggi, rasanya putus sudah keinginan tersebut karena terbentur masalah dana untuk mendapatkan ilmu tersebut.
Ironis memang, karena hal tersebut terjadi pada saat ini. Semua harus ditebus dengan uang, tanpa uang rasanya kita tidak bisa apa-apa. “Lo Bayar Tar Gw Kasih Ilmunya” sepertinya itulah yang ada dipikiran mereka.
Dengan teknik memamerkan hasil bisnis onlinennya mereka berusaha mempengaruhi alam bawah sadar korban, agar masuk perangkap dan membeli teknik atau ilmu tersebut.
Padahal apa yang diajarkan sudah banyak bertebaran dimana-mana, dan tekniknya pun tidak begitu jauh dengan cara-cara yang diajarkan atau disampaikan oleh orang yang berbaik hati dengan ikhlas berbagi ilmu yang hanya mengharapkan semoga ilmu yang disampaikan tersebut berguna dan bermanfaat.
Bagi kami mereka orang yang memperjualbelikan ilmu bukanlah orang hebat, tapi orang yang rakus dengan keduniaan. Jika memang mereka sudah memiliki penghasilan sebesar yang dipamerkan, mengapa mesti mencari uang lagi dengan cara menjual teknik dia.
jika pun dia menjual tekniknya, hampir rata-rata teknik yang diberikan bukanlah teknik yang sesungguhnya. Mereka hanya memberikan teknik biasa ke para korban, tetap saja teknik khusus yang menjadi andalan tidak akan pernah mereka berikan ke korban yang sudah masuk perangkap dia.
Istilahnya jika dalam dunia persilatan, Guru tidak akan memberikan Ilmu Pamungkasnya kesembarang orang atau muridnya, tapi hanya terbatas pada orang-orang tertentu yang benar-benar teramat sangat dipercaya oleh guru tersebut.
Lantas bagaimana solusinya untuk orang seperti kami yang tidak memiliki dana tapi ingin juga memiliki ilmu seperti mereka. Mudah sekali ko:
- Rajin belajar, rajin search (mencari informasi). Belajar otodidak browsing kesana kemari, siapa bilang belajar secara otodidak itu tidak bisa membuat kita sukses, kami selama ini belajar teknik marketing secara otodidak, asalkan serius dan dalami ilmu tersebut pasti anda akan bisa.
- Sering bertanya ke orang yang sering berbagi ilmu dengan ikhlas. Tidak semua orang bersifat materialistis saat kita mintai ilmu, banyak yang baik hati ko, cobalah bermain ke forum-forum webmaster dan berkenalan dengan mereka yang sekiranya menurut anda mereka itu orang bisa. Berkenalan, dan meminta petunjuk dengan cara sopan dan sanjung dia.
- Rajin mengikuti kegiatan kumpul-kumpul atau kopdar dengan sesama rekan dikota anda. Cara ketiga ini lebih efektif dibanding kita harus membeli ilmu, sharing ilmu dan bertukar pikiran dalam kegiatan kumpul-kumpul lebih menyenangkan dan efektif dalam memecahkan masalah dan menemukan inovasi baru tentunya yang berhubungan dengan teknik marketing.
Jadi tidak ada kata untuk mendapatkan ilmu itu sulit, tetap semangat, tetap rajin belajar, jalin silaturahmi dan salam sukses selalu.